


Malam belum larut, suara laju kendaraan yang berlalu-lalang di sekitar jalan Juanda masih terdengar ramai. Azan Isya belum berkumandang, namun Sukardi, pemilik warung Nasi Goreng Sahabat, sudah bersiap. Setelah menata dagangan, bapak dua anak itu mengambil wudhu dan melangkah menuju masjid di belakang warungnya, menunaikan kewajiban sebelum kembali berjuang mencari nafkah.